5 July 2008

Orang-orang Pantau
Oleh: Imam Shofwan

JADI wartawan, saya membayangkan akan berantem dengan presiden, DPR, atau panglima ABRI karena tulisan-tulisanku. Saya kecewa dengan Pantau, sindikasi berita tempatku bekerja, karena menghabiskan waktu dan tenaga berantem dengan kawan. Makian dan cercaan berhamburan. Waktu habis bukan untuk mikir bikin berita bermutu.

No comments:

Tina Rumahlatu Melawan Batu Karang

Kisah perempuan aktivis muda Maluku menantang para pembesar demi keadilan rakyat Maluku. “BAPAK di sini yang koordinasi,  to ? Bapak biang k...