13 May 2008

Danau Ajaib

Jumari, Saleh dan Mail tahu betul seluk beluk di Gunung Ungaran. Mereka sudah terbiasa naik dari berbagai jalur. Dari Boja, Medini, lalu Pelumasan atau dari jalur Candi Gedong Songo sudah berkali-kali mereka lalui.

Namun mereka belum pernah menemukan Danau Ajaib yang konon bisa ditemui kalau menempuh jalur Gedong Songo. Danau itu dipercaya oleh orang sekitar dapat mengabulkan semua permintaan. Tinggal sebut permintaan sambil menceburkan diri ke danau maka permintaan pun segera terkabul.

Karena penasaran ketiganya berusaha untuk menemukan danau tersebut. Mail yang paling semangat, "Aku tak akan pulang kalau belum ketemu danau tersebut," tandas Mail.

Mereka memulai perjalanan dari bandungan. Setelah makan kenyang di sebuah pemancingan ikan Bandungan yang indah dengan latar gunung Ungaran yang tampak kokoh. Mereka lalu melanjutkan perjalanan ke Candi Gedung Songgo.

Dari sini petualangan mereka mulai. Semua perlengkapan untuk logistik sebulan mereka siapkan. Sehari, seminggu mereka tak jua menemukan danau ajaib tersebut. Setelah hampir 15 hari mereka akhirnya ketemu juga dengan danau tersebut. Terletak di tengah padang edelweis yang luas.

Mereka girang betul dan mulai memikirkan permintaan: Jumari yang pertama, karena ngefans sama Slash, gitaris Guns n Roses, dia menceburkan diri sambil meneriakkan nama gitaris pujaannya. Byurrrr. Jumari keluar dari danau dan berubah total jadi Slash.

Lalu Soleh menyusul dan menerikan 'Didi Kempot' dan dia keluar dari danau dan menjadi Didi Kempot.

Mail jadi girang dengan pencapaian kawan-kawannya. Dia buru-buru menceburkan diri.
Belum sempat menceburkan diri dia tersandung akar dan terjatuh ke danau sambil mengumpat, "kunyuk."

Si Mail pun keluar menjadi kunyuk alias monyet. [end]

*cerita ini rekaan belaka dan populer di kalangan orang-orang yang suka naik gunung.

0 comments: