18 June 2009

Indonesia's muddy justice

Walking across the hardened mud, Sodikun points out where a mosque and a nearby kindergarten once stood.

"This was the road to the kindergarten," he says. "It was the main road, it was seven metres wide."

09 June 2009

3 Tahun Lumpur Lapindo, Pendemo Ajak Boikot Produk Bakrie

Jakarta - Puluhan orang dari Gerakan Menuntut Keadilan Korban Lapindo menyerukan agar memboikot produk Bakrie sebagai bentuk solidaritas atas peristiwa semburan lumpur di Porong, Sidoarjo, Jawa Timur, yang telah berlangsung 3 tahun.

08 June 2009

Lumpur Lapindo di Tempo

Benteng Penghabisan Lumpur Lapindo
JUMAT dua pekan lalu, tepat tiga tahun lumpur muncrat dari bawah tanah Porong, Sidoarjo, sekitar 200 meter dari sumur eksplorasi gas Banjar Panji I milik PT Lapindo Brantas.

Kukut Karena Lumpur
Mampu bertahan di tengah badai krisis moneter 1997, tapi longsor diterjang lumpur. Menunggu jalan tol rampung.


Depresi Makin Menghantui

Korban lumpur Lapindo yang terkena gangguan jiwa ditengarai makin banyak. Belum ada penanganan serius.


Surat Untuk Calon Presiden
SEBELUM bencana, jarak desa saya ke sekolah lima kilometer. Setelah lumpur Lapindo meluap, rumah saya ke sekolah makin jauh, berputar-putar hingga sepuluh kilometer. Biasanya saya berangkat pukul enam dan sampai di sekolah setengah tujuh. Sekarang, saya sering terlambat sekolah. Angkot pun tak ada, sampai saya jalan kaki. Paling, kalau ada, saya mencari tumpangan.

30 May 2009

Tiga Tahun Bencana Lapindo Dalam Berita

Perdata Keok, Pidana Hilir-Mudik

Dua gugatan perdata yang dibidikkan ke PT Lapindo Brantas kandas di meja hijau. Dugaan pidananya masih wira-wiri, antara kepolisian dan kejaksaan.

3 Tahun Lumpur Lapindo, Pemerintah Dinilai Gagal
JAKARTA (19/5)- Terhitung sudah tiga tahun luapan lumpur Lapindo menggenangi hingga melenyapkan rumah warga Sidoarjo, Jawa Timur. Pemerintah pun dianggap gagal menghentikan semburan luapan lumpur sebanyak 100 ribu meter kubik tiap harinya.

Ilustrasi: Rahman Seblat

3 Tahun Lumpur Lapindo, Pendemo Ajak Boikot Produk Bakrie
Rachmadin Ismail
- detikNews

Jakarta (29/5)- Puluhan orang dari Gerakan Menuntut Keadilan Korban Lapindo menyerukan agar memboikot produk Bakrie sebagai bentuk solidaritas atas peristiwa semburan lumpur di Porong, Sidoarjo, Jawa Timur, yang telah berlangsung 3 tahun.

Hujan Warnai Puncak Peringatan 3 Tahun Lumpur Lapindo
SIDOARJO, KOMPAS.com- Hujan lebat mewarnai puncak peringatan tiga tahun lumpur lapindo dalam bentuk kegiatan istigasah di perumahan Kahuripan Nirwana Village (KNV) Sidoarjo, Jawa Timur, Jumat (29/5) malam ini.

3 Tahun Lumpur Lapindo, Warga Semakin Sengsara

SURABAYA(Pos Kota)-Hari ini 29 Mei 2006 tepat sudah tiga tahun semburan lumpur panas Lapindo yang menyembur di area sumur Banjar Panji I Renokenongo, Porong. Namun sampai hari ini persoalan sosial belum selesai.


28 May 2009

Tiga Tahun Bencana Lapindo

Made in: Rahman Seblat

Pertengahan April lalu ada lomba menulis dan mewarnai di Radio Suara Porong, radio komunitas korban lumpur Lapindo, untuk memperingati hari bumi dan 3 tahun bencana Lapindo. Pesertanya lebih dari 100 anak. Untuk lomba menulis dibagi menjadi tiga kelompok, yakni; SD, SMP dan SMU. Sedang Lomba mewarnai dikhususkan untuk anak-anak TK.

Masing-masing kelompok dipilih 4 karya terbaik dan posting-posting di bawah ini adalah karya-karya tersebut.

Pemenang Tingkat SMU

Made in: Rahnman Seblat
Harapan Yang Hampir Musnah
Cici Dwi Indayani (MAN Bangil)

Sebuah ledakan hebat merusak keheningan. Riuh suara gemuruh datang. Teriakan-teriakan penuh panik berlomba dengan suara gemuruh entah darimana datangnya. Dengan sekejap saja air bah bercampur lumpur panas menghantam rumah-rumah kami. Masih kuingat suara minta tolong dari para tetanggaku.

Di Era Globalisasi
Fahimatul Ainiyah

Di era globalisasi teknologi bertambah maju pesat, desaku terendam lumpur. Dulu sebelum ada pengeboran minyak di desaku Renokenongo, desaku amat indah dan subur.

Lapindo, On No
Nikmatul Maula (SMU Bhayangkari)
Hari-hariku selalu kulewati dengan senyuman, canda-tawa, gurauan, dengan sanak-famili di kampung halamanku tercinta, di Porong, Sidoarjo, Jawa Timur. Tapi kini….. senyum, canda-tawa berubah menjadi kesedihan yang mendalam buatku. Peristiwa itu merenggut rumah sederhanaku, harta bendaku, bahkan aku berpisah dengan teman-temanku yang kucintai selama ini.

Pyarr
Daris Ilma

24 Juli 2008 menjadi hari yang sangat penting bagi warga Desa Besuki karena pada tanggal tersebut diadakan rapat di rumah Pak Arip di Besuki Timur Tol. Diadakannya rapat ini untuk membahas masalah langkah ke depan Desa Besuki Timur Tol yang tertinggal karena tidak masuk dalam peta terdampak 2008.

Pemenang Tingkat SLTP

made in: Rahman Seblat

Perjuangan Paguyuban Pasar Baru Porong Di Jakarta
Dian Utami (SMPN 3 Porong)
Pada 13 Juni 2007 aku diajak, ketua Peguyuban Warga Renokenongo Korban Lapindo untuk memperjuangkan pengungsi di Pasar Baru, Porong, ke jakarta. Pusat kegiatannya di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat. Aku pikir berada di Ibukota itu sangat menyenangkan, tapi tidak ternyata di sana orangnya begitu sombong dan bisanya merendahkan orang yang tidak mampu termasuk kami.

Nasib Desaku
Eni Purwanti (Kelas VIII SMPN 2 Jabon)
Namaku Eni Purwati, aku sekarang masih besekolah di SMPN 2 Permisan, Jabon.. Aku hidup bersama orangtuaku di desa Sentul, Tanggul Angin. Desa Sentul dulunya adalah desa yang tidak terlalu maju, bahkan bisa dibilang desa yang sangat tertinggal. Orang-orang hanya bekerja sebagai buruh tani dan pergi ke tambak untuk mencari ikan. Anak-anak pendidikannya juga hanya sebatas SD. Pengertian masyarakatnya mengenai ilmu pengetahuan terbatas.

Keserakahan Manusia
Dzurrotun Nashihah alias Endur(kelas VII SMP Dharma Wanita II Porong)
Aku mulai kecil dilahirkan di tanah Renokenongo. Tanah ini tinggalan nenekku. Tapi tiba-tiba ada orang, yang memperlihatkan keserakahannya, hingga para warga sekarang ini kena imbasnya mendapatkan peringatan dari Allah yaitu menurunkan bencana lumpur Panas, mengapa orang ini kunamai orang serakah?

Karena Lumpur Aku Kehilangan Semuanya
Mu’aifah (Kelas VII B SMPN 2 Porong)

Waktu itu aku dan keluargaku terkena musibah dan tak hanya keluargaku tapi semua orang dan teman yang telah tinggal di desaku, desa kami. Waktu itu, aku dan keuargaku panik setelah aku berkemas barangku, aku mengungsi di Pasar Baru, Porong sampai sekarang

Pemenang Tingkat SD

made in: Rahman Seblat

Beda Rumah Dan Tempat Pengungsian
Sayyidatul Kurniati (kelas IV MI Ma'arif Jatirejo)

Di desa saya telah terjadi bencana. Jika, sebelumnya, gempa yang terjadi beberapa saat saja ketika saya mau berangkat sekolah. Sekarang, bencana yang lain lumpur, ketika malam hari, saat saya ingin mencuci muka. Saya mencium bau yang tidak sedap...

Harapan Masa Depanku
Iswatun Yatimah (kelas enam MI Kholid bin Walid)
Aku seorang anak kecil yang masih belum cukup umur untuk bisa merasakan pahitnya penderitaan. Namaku Iswatul, sekarang aku berusia 12 tahun. Aku ingin berbagi cerita tentang kepedihan yang aku rasakan kepada kalian semua para sahabatku yang setia pada radio Suara Porong.


Tiga Tahun Lumpur Lapindo
Ratih Titi Sari (kelas lima SD)
Sudah tiga tahun Lapindo melanda desaku Renokenongo. Aku masih ingat, pada 2006, PT Minarak Lapindo Brantas mengalami kebocoran pada pengeboran gas pertama kali yang keluar dari perut bumi itu lumpur keruh berwarna hitam dan bau lumpur yang menyengat dan yang tidak tahan dengan bau itu pasti pusing bahkan bisa muntah-muntah.