19 November 2009

Pantau Mencari Staf Keuangan

PANTAU, sebuah lembaga nirlaba yang bergerak di bidang media di
Jakarta, mencari profesional muda untuk bergabung dengan kami
sebagai Staf Keuangan:

  • Single, usia maksimal 30 tahun.
  • D3/S1 - Akuntansi.
  • Mempunyai pengalaman bekerja minimal 1 tahun.
  • Memiliki ketrampilan mengoperasikan komputer, terutama Microsoft Office (harus menguasai Microsoft Excel dan Word), Internet, dan surat-menyurat.
  • Mengerti pembukuan.
  • Mengerti Pajak lebih diutamakan.
  • Kemampuan Bahasa Inggris aktif dan tulisan lebih diutamakan.
  • Mampu bekerja dalam tim.
  • Dapat berkomunikasi dengan baik, bertanggung jawab, jujur, teliti, dan cekatan.
  • Bersedia bekerja di Jakarta.
Kirimkan surat lamaran beserta dokumen lainnya, selambatnya 31
Desember 2009, ke alamat:

Pantau Foundation:
Jalan Raya Kebayoran Lama 18 CD Jakarta Selatan 12220
Phone: +6221 7221031 Fax. +6221 7221055
Email: bung.imam@gmail.com

9 September 2009

Korban Lapindo Menolak Disebut Berterima Kasih
Rere

Gencarnya pemberitaan media massa yang menyebutkan bahwa korban lapindo berterima kasih kepada keluarga Bakrie (06/09/09), langsung ditanggapi korban Lapindo. Mereka merasa tidak sepakat bahwa korban Lapindo berterima kasih kepada keluarga Bakrie.

31 August 2009

Aktivis Solidaritas Tuntut Keadilan
Oleh: Matt Crook

Para aktivis HAM berkumpul di Dili untuk merayakan 10 tahun peringatan referendum. John M Miller, koordinator East Timor and Indonesia Action Network (ETAN), juga datang pada acara ini. Dalam sambutannya dia bilang, “dalam berbagai cara, kampanye untuk meraih keadilan terbukti lebih sulit ketimbang kampanye untuk menentukan nasib sendiri dan merdeka.”

18 June 2009

Indonesia's muddy justice

Walking across the hardened mud, Sodikun points out where a mosque and a nearby kindergarten once stood.

"This was the road to the kindergarten," he says. "It was the main road, it was seven metres wide."

9 June 2009

3 Tahun Lumpur Lapindo, Pendemo Ajak Boikot Produk Bakrie

Jakarta - Puluhan orang dari Gerakan Menuntut Keadilan Korban Lapindo menyerukan agar memboikot produk Bakrie sebagai bentuk solidaritas atas peristiwa semburan lumpur di Porong, Sidoarjo, Jawa Timur, yang telah berlangsung 3 tahun.

30 May 2009

Tiga Tahun Bencana Lapindo Dalam Berita

Perdata Keok, Pidana Hilir-Mudik

Dua gugatan perdata yang dibidikkan ke PT Lapindo Brantas kandas di meja hijau. Dugaan pidananya masih wira-wiri, antara kepolisian dan kejaksaan.

3 Tahun Lumpur Lapindo, Pemerintah Dinilai Gagal
JAKARTA (19/5)- Terhitung sudah tiga tahun luapan lumpur Lapindo menggenangi hingga melenyapkan rumah warga Sidoarjo, Jawa Timur. Pemerintah pun dianggap gagal menghentikan semburan luapan lumpur sebanyak 100 ribu meter kubik tiap harinya.

Ilustrasi: Rahman Seblat

3 Tahun Lumpur Lapindo, Pendemo Ajak Boikot Produk Bakrie
Rachmadin Ismail
- detikNews

Jakarta (29/5)- Puluhan orang dari Gerakan Menuntut Keadilan Korban Lapindo menyerukan agar memboikot produk Bakrie sebagai bentuk solidaritas atas peristiwa semburan lumpur di Porong, Sidoarjo, Jawa Timur, yang telah berlangsung 3 tahun.

Hujan Warnai Puncak Peringatan 3 Tahun Lumpur Lapindo
SIDOARJO, KOMPAS.com- Hujan lebat mewarnai puncak peringatan tiga tahun lumpur lapindo dalam bentuk kegiatan istigasah di perumahan Kahuripan Nirwana Village (KNV) Sidoarjo, Jawa Timur, Jumat (29/5) malam ini.

3 Tahun Lumpur Lapindo, Warga Semakin Sengsara

SURABAYA(Pos Kota)-Hari ini 29 Mei 2006 tepat sudah tiga tahun semburan lumpur panas Lapindo yang menyembur di area sumur Banjar Panji I Renokenongo, Porong. Namun sampai hari ini persoalan sosial belum selesai.


28 May 2009

Tiga Tahun Bencana Lapindo

Made in: Rahman Seblat

Pertengahan April lalu ada lomba menulis dan mewarnai di Radio Suara Porong, radio komunitas korban lumpur Lapindo, untuk memperingati hari bumi dan 3 tahun bencana Lapindo. Pesertanya lebih dari 100 anak. Untuk lomba menulis dibagi menjadi tiga kelompok, yakni; SD, SMP dan SMU. Sedang Lomba mewarnai dikhususkan untuk anak-anak TK.

Masing-masing kelompok dipilih 4 karya terbaik dan posting-posting di bawah ini adalah karya-karya tersebut.

Pemenang Tingkat SMU

Made in: Rahnman Seblat
Harapan Yang Hampir Musnah
Cici Dwi Indayani (MAN Bangil)

Sebuah ledakan hebat merusak keheningan. Riuh suara gemuruh datang. Teriakan-teriakan penuh panik berlomba dengan suara gemuruh entah darimana datangnya. Dengan sekejap saja air bah bercampur lumpur panas menghantam rumah-rumah kami. Masih kuingat suara minta tolong dari para tetanggaku.

Di Era Globalisasi
Fahimatul Ainiyah

Di era globalisasi teknologi bertambah maju pesat, desaku terendam lumpur. Dulu sebelum ada pengeboran minyak di desaku Renokenongo, desaku amat indah dan subur.

Lapindo, On No
Nikmatul Maula (SMU Bhayangkari)
Hari-hariku selalu kulewati dengan senyuman, canda-tawa, gurauan, dengan sanak-famili di kampung halamanku tercinta, di Porong, Sidoarjo, Jawa Timur. Tapi kini….. senyum, canda-tawa berubah menjadi kesedihan yang mendalam buatku. Peristiwa itu merenggut rumah sederhanaku, harta bendaku, bahkan aku berpisah dengan teman-temanku yang kucintai selama ini.

Pyarr
Daris Ilma

24 Juli 2008 menjadi hari yang sangat penting bagi warga Desa Besuki karena pada tanggal tersebut diadakan rapat di rumah Pak Arip di Besuki Timur Tol. Diadakannya rapat ini untuk membahas masalah langkah ke depan Desa Besuki Timur Tol yang tertinggal karena tidak masuk dalam peta terdampak 2008.